Gpd6GUW5GfWoBSY0TpO9TUO8BY==
  • mountainguide.indonesia@gmail.com
  • 0818 885 093 - 0822 2686 8601

APGI Resmi Buka SPGI, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Pemandu Gunung Indonesia


Jakarta, 4 April 2026— Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) secara resmi membuka Sekolah Pemandu Gunung Indonesia (SPGI) untuk program Pemandu Wisata Gunung Trekking – KKNI Level 4 Semester 1 Tahun 2026 yang terdiri dari 36 Unit Kompetensi / 240 Jam Pelajaran selama 4 bulan yang diikuti oleh 4 orang peserta. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pendidikan non formal profesi pemandu gunung di Indonesia.


Penyelenggaraan SPGI merupakan hasil kolaborasi antara APGI dengan Lembaga Pelatihan Kerja Adhimukti Triyasa Calya (LPK ATC), sebagai mitra penyelenggara dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepemanduan gunung. Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pelatihan yang lebih terstruktur, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri wisata gunung.

Ketua Umum APGI, Rahman Mukhlis menyampaikan bahwa kehadiran SPGI merupakan bagian dari komitmen 1 Dekade APGI dalam mendorong lahirnya pemandu gunung yang profesional, kompeten, dan berintegritas. “SPGI tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga instrumen strategis dalam mengembangkan kualitas profesi pemandu gunung Indonesia secara nasional bahkan dapat bersaing global/internasional” ujarnya.


Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kegiatan wisata pendakian gunung , kebutuhan akan pemandu gunung yang tersertifikasi dan memiliki kompetensi memadai menjadi semakin penting. Dalam konteks ini, SPGI hadir untuk menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan pendidikan berbasis kompetensi yang mengintegrasikan teori, simulasi, dan praktik lapangan.

Kurikulum SPGI dirancang mengacu pada standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dengan fokus pada penguatan kemampuan manajerial,  teknis kepemanduan gunung, manajemen risiko dan keselamatan, pelayanan wisatawan, serta etika lingkungan dan konservasi. Peserta akan mengikuti rangkaian pembelajaran yang komprehensif sebagai bekal untuk menjalankan profesi secara profesional di lapangan.


Melalui kolaborasi APGI dan LPK ATC, program ini juga menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dalam membangun ekosistem pelatihan yang berkualitas dan berkelanjutan. Hal ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia pariwisata Indonesia, khususnya di sektor wisata minat khusus, ujar Jarody Hestu, Direktur Program Pelatihan LPK ATC. 

APGI menegaskan bahwa penguatan kapasitas pemandu gunung bukan hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut tanggung jawab dalam menjaga keselamatan wisatawan serta kelestarian lingkungan pegunungan. Dengan demikian, melalui SPGI ini diharapkan dapat meningkatkan berkontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

DPP APGI

www.apgi.or.id

mountainguide.indonesia@gmail.com

0 Komentar

Kontak Saran & Info

I would like to welcome you to our office and invite you to become better acquainted with the world of pet sitting and my distinct philosophy.

Saran & Info Form

Popup Image