Gpd6GUW5GfWoBSY0TpO9TUO8BY==
  • mountainguide.indonesia@gmail.com
  • 0818 885 093 - 0822 2686 8601

APGI Gelar Workshop Edukasi Kepemanduan dan Keselamatan Wisata Gunung di Kintamani, Bali


Kintamani, Bali – 6 Juni 2026
– Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor wisata alam dan pegunungan, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) menyelenggarakan Workshop Edukasi Kepemanduan dan Keselamatan Wisata Gunung yang dirangkaikan dengan Talkshow Kepemanduan dan Keselamatan Wisata Gunung di kawasan Kintamani, Bali.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen APGI dalam mendukung pengembangan pariwisata gunung yang aman, profesional, dan berkelanjutan di Indonesia. Workshop diikuti oleh pemandu gunung, pelaku wisata alam, pengelola destinasi, komunitas pendaki, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan wisata pegunungan.


Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) merupakan organisasi profesi pemandu wisata gunung Indonesia yang berfokus pada pengembangan kompetensi pemandu gunung, peningkatan standar keselamatan aktivitas wisata alam, konservasi lingkungan, serta penguatan ekosistem wisata gunung berkelanjutan di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran penting pemandu gunung dalam menciptakan pengalaman wisata yang aman dan berkualitas. Berbagai materi yang disampaikan meliputi prinsip dasar kepemanduan gunung, manajemen risiko perjalanan, prosedur keselamatan wisata alam, penanganan kondisi darurat, komunikasi dengan wisatawan, hingga penerapan praktik wisata berkelanjutan di kawasan pegunungan.


Selain sesi workshop, kegiatan juga menghadirkan Talkshow Kepemanduan dan Keselamatan Wisata Gunung yang menghadirkan para praktisi, instruktur kepemanduan, pelaku industri pariwisata, dan tokoh yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan wisata alam dan petualangan.

Dalam talkshow tersebut, para narasumber menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas wisata gunung. Meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata pendakian dan petualangan alam harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi pemandu, penerapan standar operasional yang jelas, serta edukasi kepada wisatawan mengenai keselamatan dan etika beraktivitas di alam terbuka.

Para peserta juga diajak untuk memahami pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola kawasan, organisasi profesi, komunitas pendaki, dan pelaku usaha wisata dalam membangun ekosistem wisata gunung yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.


Pemilihan Kintamani sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis mengingat kawasan ini merupakan salah satu destinasi wisata pegunungan dan geopark unggulan Indonesia yang memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata alam berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui workshop dan talkshow ini, APGI berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak pemandu gunung yang kompeten, profesional, dan beretika, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dalam setiap aktivitas wisata gunung di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata APGI dalam mendukung terwujudnya standar baru pariwisata gunung Indonesia yang mengedepankan keselamatan, profesionalisme, konservasi lingkungan, serta keberlanjutan destinasi bagi generasi mendatang.

0 Komentar

Popup Image